KELAS TERAPI
Analgesik
KOMPOSISI
Setiap suppositoria mengandung 100 mg Tramadol hidroklorida
INDIKASI
Nyeri akut berat khususnya pada daerah abdomen, nyeri paska bedah, nyeri akibat tindakan diagnostik
EFEK SAMPING
Sama seperti analgesik sentral lainnya, efek samping berikut dapat terjadi pada pengobatan dengan Tramal® suppositoria : mual, muntah, dispepsia, obstipasi, lelah, sedasi, pusing, pruritus, berkeringat, kulit kemerahan, mulut kering dan sakit kepala. Meskipun tramadol berinteraksi dengan reseptor opiat, sampai sekarang terbukti insidens ketergantungan setelah penggunaan tramadol rendah.
PERINGATAN DAN PERHATIAN
Hati-hati jika digunakan pada penderita trauma kepala, peningkatan tekanan intrakranial, gangguan fungsi ginjal dan hati yang berat atau hipersekresi bronkus, karena dapat meningkatkan resiko kejang atau syok (renjatan). Dapat terjadi penurunan fungsi paru apabila penggunaan tramadol dikombinasi dengan obat-obat penekan SSP lainnya, atau bila melebihi dosis yang dianjurkan. Tramadol tidak boleh digunakan pada penderita ketergantungan obat. Meskipun termasuk agonis opiat, tramadol tidak dapat menekan gejala putus obat akibat pemberian morfin. Pertimbangkan manfaat dan resiko yang mungkin terjadi bila digunakan pada wanita hamil. 0.1 % tramadol diekskresikan melalui ASI. Tramadol dapat mempengaruhi kecepatan reaksi penderita, seperti kemampuan mengemudikan kendaraan ataupun mengoperasikan mesin.
INTERAKSI OBAT
Penggunaan tramadol bersama dengan obat-obat yang bekerja pada SSP (seperti tranquiliser, hipnotika) dapat meningkatkan efek sedasinya. Sebaliknya, penggunaan tramadol bersama dengan tranquiliser juga dapat meningkatkan efek analgesiknya.
.
SEDIAAN
Dus berisi 1 blister @ 10 suppositoria












