Prostat termasuk bagian dari system reproduksi pria yang besarnya seperti kacang walnut. Prostat terletak pada bagian anterior dari rektum (bagian depan dari dubur) dan terletak di distal dari kandung kemih. Kelenjar prostat memproduksi cairan yang berfungsi untuk lubrikasi dan memberi nutrisi pada sperma.
Pembesaran prostat jinak atau Benign Prostatic Hypertrophy/Hyperplasia (BPH) merupakan suatu kondisi yang berhubungan erat dengan faktor pertambahan usia.
BPH akan menyebabkan obstruksi (sumbatan) pada kandung kemih sehingga menimbulkan gejala pada saluran kemih bagian bawah. Tetapi tidak semua orang dengan gejala pada saluran kemih pasti mengidap BPH. Adapun gejala saluran kemih bagian bawah adalah:
- frekuensi buang air kecil (BAK) meningkat
- urgensi
- nokturia (bangun pada malam hari untuk BAK)
- sensasi BAK tidak tuntas
- aliran BAK yang tidak lancar
Selain dilihat dari gejala, diperlukan juga pemeriksaan fisik, dan tes laboratorium lainnya (konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pemeriksaan yang perlu dilakukan).
Di seluruh dunia, penggunaan herbal atau obat alternatif lain banyak digunakan untuk mengobati BPH. Namun, banyak dari obat – obat ini yang belum distandarisasi atau belum diteliti untuk keampuhannya. Pada penderita BPH yang tidak berhasil dengan obat ataupun pada penderita dengan kondisi – kondisi tertentu (seperti memiliki batu kandung kemih, gangguan pada ginjal, dll), perlu dipikirkan untuk dilakukan operasi.
Untuk informasi lebih jelas mengenai BPH, konsultasikan dengan dokter Anda.
Glossary (daftar kata/istilah):
- Distal: terletak jauh dari arah titik pusat suatu benda; jauh dari asalnya.
- Bladder: kandung kemih
- Urine: zat cair buangan yang terhimpun dalam kandung kemih dan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui saluran kemih; air kemih; air seni.
- Urethra: saluran kemih dari kandung kemih keluar tubuh.
Sumber: Medscape, 2011
Guidelines on Benign Prostatic Hyperplasia, European Association of
Urology, 2006
American Family Physician, 2002













